LAMPUNG UTARA– Seorang prajurit TNI dari Satuan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 45/Sai Bhumi terpaksa dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setelah disengat tawon saat melaksanakan aksi gotong royong (korve), Kamis pagi (28/05/2026).
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di kawasan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Merah Putih, Desa Tulung Balak, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara.
Korban diketahui bernama Prada M. Wira Y. Saat kejadian, korban yang sedang diperbantukan (BP) dalam Tim Pembangunan Jembatan Gantung tengah melakukan pembersihan area di seputaran lokasi proyek. Tiba-tiba, korban disengat lebah di bagian kepala.
Akibat sengatan tersebut, korban mengalami reaksi alergi berupa bentol-bentol dan pembengkakan di kepala dan sekujur tubuhnya. Guna mengantisipasi kondisi yang memburuk, korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Tanjung Raja untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Setibanya di Puskesmas, tim medis yang terdiri dari Perawat Melsa, Amd. Keb., dan Perawat Yudhy, S.Kep., Ners., langsung melakukan tindakan observasi. Korban diberikan bantuan oksigen serta pemberian obat-obatan untuk meredakan bengkak dan efek racun serangga.
Turut hadir mendampingi di lokasi Puskesmas untuk memantau perkembangan kondisi korban antara lain Bati Tuud Koramil 412-10/TJR Sertu M. Sidik Rasid, beserta Babinsa Sertu Abdul Kholik. Hingga berita ini diturunkan, Prada M. Wira Y. masih berada di Puskesmas Tanjung Raja dalam masa perawatan dan observasi medis. Kondisinya dilaporkan terus dipantau oleh pihak terkait. #(Pendim 0412/LU)




