LAMPUNG UTARA, jejaring09.com – Rumah Sakit Umum (RSU) Handayani Kotabumi kembali mengukuhkan komitmen sosialnya bagi masyarakat lewat gelaran bakti sosial operasi celah bibir dan langit-langit mulut. Sabtu, (12/9/2026).
Bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Smile Train Indonesia, program ini berhasil menangani 21 pasien dari berbagai pelosok Provinsi Lampung tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Aksi kemanusiaan yang memasuki pelaksanaan kali kedua di RS Handayani ini menjangkau rentang usia pasien yang terbilang luas, mulai dari bayi berusia 3 bulan hingga dewasa berusia 30 tahun. Seluruh rangkaian penanganan medis, mulai dari tindakan operasi, perawatan pascaoperasi, hingga pemeriksaan kontrol lanjutan, diberikan secara gratis.
Direktur RSU Handayani, dr. Ratna Sari Ritonga, menyampaikan bahwa program ini sengaja dirancang sebagai agenda rutin rumah sakit guna membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan medis khusus.
“Jika pada pelaksanaan sebelumnya kami menangani 17 pasien, kali ini terdaftar 23 orang. Namun, dua di antaranya terpaksa batal dioperasi karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan, sehingga total pasien yang berhasil ditangani sebanyak 21 orang. Kegiatan serupa akan terus menjadi agenda berkala RSU Handayani,” jelas dr. Ratna.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara pun menyambut hangat serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif kolaboratif ini. Mewakili Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat, Mat Soleh, menyatakan bahwa aksi sosial ini sangat efektif membantu beban masyarakat sekaligus memperkuat program kesehatan pemerintah daerah.
“Kalian tidak sendiri, semua pihak akan terus berupaya hadir membantu masyarakat Lampung Utara di berbagai lini. Pemkab Lampung Utara mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada RSU Handayani serta seluruh pihak yang terlibat. Harapannya, program ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan,” tutur Mat Soleh saat memberikan sambutan.
Manfaat dari aksi nyata ini dirasakan langsung oleh pihak keluarga pasien. Evi, seorang ibu asal Banjit, Kabupaten Way Kanan, mengaku sangat bersyukur atas kesempatan medis yang diterima oleh buah hatinya.
“Saya sangat terbantu dan bersyukur, semuanya benar-benar gratis tanpa biaya. Informasi ini awal mulanya saya dapat dari dokter saat membawa anak konsul, dan kami langsung mendaftar. Terima kasih banyak untuk RSU Handayani,” ungkap Evi dengan nada haru.
Seluruh rangkaian penanganan medis berjalan aman dan lancar di bawah supervisi langsung tim dokter spesialis serta tenaga medis berpengalaman. Melalui kegiatan sosial ini, manajemen RSU Handayani berharap dapat meningkatkan kualitas hidup para pasien, sekaligus mengembalikan senyum murni dan rasa percaya diri mereka dalam menatap masa depan yang lebih cerah. (Red).




