Sinergi TNI-Pemkab Lampura, Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Bersihkan Gulma di Bendungan Way Rarem

85

LAMPUNG UTARA-Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0412/LU, memantau perkembangan pengerjaan pembersihkan Gulma di Bendungan Way Rarem dalam mewujudkan Sektor Pertanian dan Wisata, bertempat di Kecamatan Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara. Sabtu, 06 Juni 2026.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus meninjau langsung progres normalisasi Bendungan Way Rarem vang tengah dibersihkan dari invasi tanaman gulma.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi oleh Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman, Ketua DPRD M. Yusrizal, dan Kapolres AKBP Deddy Kurniawan.

Saat ini, Satuan Tugas (Satgas) Pembersihan Gulma dari Personel Kodim 0412/LU dan Brigif TP 45/SB tengah melakukan aksi masif untuk mengangkat tanaman liar yang menutupi sebagian besar permukaan bendungan. Pertumbuhan gulma yang tidak terkendali ni sebelumnya dikhawatirkan dapat mengganggu fungsi vital bendungan, seperti penurunan kualitas air, percepatan pendangkalan, hingga penyumbatan saluran irigasi yang menjadi urat nadi pertanian warga setempat.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa kehadiran pihaknya di lapangan merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap fasilitas umum. Selain untuk memastikan efektivitas metode pembersihan, kunjungan ini bertujuan memberikan dukungan moral bagi personel Satgas agar target normalisasi tercapai tepat waktu.

“Kunjungan saya dan rombongan selain bersilaturahmi dengan tokoh adat dan masyarakat, juga memastikan operasional pembersihan berialan maksimal. Ini adalah bentuk sinergi kemanunggalan TNI Pemerintah Kabupaten, dan masyarakat Harapannya, Bendungan Way Rarem dapat kembali berfungsi optimal untuk mendukung sektor pertanian warga sekaligus memajukan potensi wisata di Lampung Utara,”‘ ujar Pangdam.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten terhadap langkah TNI dalam meniaga keberlangsungan infrastruktur vital tersebut.

BACA JUGA:  Komisi 1 DPRD Lampung Sahkan Pemekaran SBM. Wabup : Ini Proses Keinginan Masyarakat Sungkai

“Ini adalah wujud nyata kolaborasi antara TNI Pemerintah, dan masyarakat. Kami berkomitmen menjadikan Way Rarem sebagai kawasan wisata yang bebas gulma, sekaligus memastikan aliran air dapat mengairi sawah para petani dengan sempurna,’ tutur Hamartoni.

Proses pembersihan gulma ini masih terus perlangsung dengan mengerahkan armada dan peralatan pendukung. Progres yang dilakukan Satgas gabungan menunjukkan hasil signifikan, membawa harapan baru bag kembalinya fungsi optimal Bendungan Way Rarem sebagai kebanggaan masyarakat Lampung Utara.

Facebook Comments