Alat Radiologi X Milik RSUD Ryacudu Kotabumi Ditemukan

1130
Oplus_0

LAMPUNG UTARA jejaring09.com – Alat Radiologi X milik RSUD H.M. Ryacudu Kotabumi yang diduga sengaja digelapkan oleh oknum kepala ruangan akhirnya ditemukan.

Berdasarkan informasi dari sumber yang dapat dipercaya, Barang milik pemkab Lampung Utara ini ditemukan di wilayah Jakarta.

” Alat radiologi sudah di rumah sakit Kemarin sekitar jam 14.00,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya.

Dikatakanya, Pada hari Senin mendatang DPRD Lampung Utara dan tim akan melakukan pengecekan apakah benar alat tersebut milik rumah sakit Ryacudu Kotabumi.

” Nanti hari senin di cek nomor seri dan lainnya,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, TS oknum salah satu  kepala ruangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi di duga gelapkan Alat Kesehatan (Alkes) Radiologi X Polymobile Plus.

Terungkapnya dugaan ini ketika pihak manajemen rumah sakit plat merah ini ingin memperpanjang ijin penggunaaan alat tersebut kepada Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) RI. Alat kesehatan tersebut dibeli memalui APBD tahun 2013 senilai Rp. 750 juta.

Direktur Rumah Sakit Ryacudu Kotabumi, dr. Aida Fitriah Subandhi mengaku bahwa pihaknya sudah membawa dugaan ini kepada Inspektorat Lampung Utara.

” Kita tahunya ada ‘sesuatu’ di awal tahun 2025, pada saat itu mau mengurus ijin Bapeten salah satu Alkes Badan Radiologi, Tapi kok ga selesai-selesai,” kata dr Aida didampingi Kasubag TU, Andini diruang kerjanya. Kamis (10/7/2025).

Kemudian terang dia, Dirinya memanggil salah satu petugas tenaga kesehatan Radiologi untuk menanyakan terkait lamanya mengurus ijin tersebut. Ternyata lanjut dia,  lamanya kepengurusan tersebut terganjal oleh salah satu alat yang sudah mati ijin operasionalnya dan ada ketidaksamaan data pada alat tersebut.

” Setelah diselidiki tenyata alat tersebut dibawa keluar dari rumah sakit oleh salah satu Oknum kita. Setelah di interogasi yang bersangkutan mengaku alat itu rusak,” jelasnya.

BACA JUGA:  Perburuan Terhadap Para Pelaku Narkoba di Lampung Utara terus Digalakan

Masih kata Aida, Oknum ini berinisiatif untuk memperbaiki alat tersebut dengan cara menghubungi petugas service untuk mengambil alat kesehatan terebut dan di bawa ke Jakarta.

” Setelah selesai, Alat tersebut kembali ke bagian Radiologi. Tapi menurut temen-temen radiologi alat itu tidak sama nomor serinya. Sehingga temen-temen ingin mengurus ijinnya tidak berani, karena pihak Bapeten ini jeli sekali,” ungkapnya.

Menurutnya apa yang dilakukan oleh oknum tersebut salah besar, sebab seharusnya jika terdapat alat yang rusak dan ingin memperbaikinya harus melalui mekanisme atau SOP dan laporan terhadap manajemen sehingga alat tersebut tidak akan tertukar.

Lantas Dari Mana dan Milik Siapa Alat Radiologi X Yang Sebelumnya Di Klaim Milik RSUD Ryacudu Kotabumi?

Facebook Comments