Lampung Utara Jejaring 09.com : Tri Wahyuning Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Skipi Kecamatan Abung Tinggi Lampung Utara (Lampura) menyerahkan langsung uang tunai sebesar Rp. 10 juta kepada orang tua Ahtar balita penderita tumor ganas. Kamis (18/8/2022).
Uang tunai sebesar Rp. 10 juta tersebut terkumpul dari hasil penjualan bendera yang dilakoninya kurang lebih selama satu bulan.
” Alhamdulillah 10 juta rupiah, Sudah diserahkan kepada orang tua Ahtar. Dan uang ini untuk membantu meringankan kebutuhan selama pengobatan adik Ahtar,” ucap Yuning.
Alumni SMA Negeri 2 Kotabumi (Jalawiata) ini mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi semua pihak yang turut membantu dalam pembiayaan pengobatan Ahtar. Khusus nya bagi Wakil Bupati Lampung Utara dan jajarannya yang turut membantu biaya pengobatan bayi berusia 3 tahun ini
” Sekali lagi Saya mengucapkan terimaksaih kepada semua pihak yang telah ikut membantu untuk kesembuhan Ahtar, Semoga berkah, dan Semoga kita mendapatkan balasan dari Allah SWT atas kebaikan kita semua,” katanya.
Diberitakan sebelumnya Tri Wahyuning kepala sekolah SDN Skipi Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Utara (Lampura) rela berjualan Bendera Merah Putih untuk membantu Ahtar Bayi berumur 3 tahun penderita tumor ganas di Mata sebelah kanan.
Tri Wahyuning berjualan bendera tepatnya di depan Ramayana Kotabumi. Dan hasil penjualan bendera ini sepenuhnya untuk membantu biaya pengobatan Ahtar.
” Keuntungan dari jual bendera ini nantinya dikasih buat Adik Ahtar untuk membantu biaya pengobatannya,” kata Yuning saat ditemui di Lapak dimana dia berjualan Bendera. Senin (25/7/2022).
Menurut Yuning, Dengan berjualan Bendera dan umbul-umbul momen yang tepat. Dimana sebentar lagi kita warga Negara Indonesia akan merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lebih lanjut, Yuning mengatakan, bahwa dirinya mulai berjualan sejak pukul 07.30 pagi, Namun sebelum berjualan dirinya menjalankan tugasnya sebagai kepala sekolah di Desa Skipi.
” Saya buka lapak dari pagi pukul 07.30 – 17.00. Tapi sebelum berjualan saya menjalankan tugas saya sebagai kepala sekolah. Untuk dipagi hari Ayuk (kakak perempuan) yang nunggu dagangan. Jam 12 siang Saya yang nunggu,” jelasnya.
Dikatakan Yuning, untuk membantu biaya pengobatan Ahtar ini mengalami sedikit kendala, dimana lanjut Alumni SMA Jalawiata ini kendala yang dialami adalah saat mengurus BPJS untuk Ahtar yang mengalami tunggakan. Meskipun kendala ini sudah di tangani oleh salah satu Anggota Legislatif Lampura yakni Rendi Apriansyah.
” Untuk tunggakan BPJS nya harus di lunasi. Dan beralih ke BPJS yang didak berbayar. Alhamdulillah semua bisa diatasi,” imbuhnya.
Ternyata lanjut Yuning, untuk berbuat baik bagi sesama ternyata tidak mudah banyak kendala yang mesti dihadapi. Dan semoga langkah baik ini dapt cepat direspon oleh semua pihak demi untuk kesehatan Ahtar Wikra Saputra. (Diq)
Facebook Comments




