Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir 2026

223
Oplus_131072

JAKARTA jejaring09.com – Pemerintah memberikan kepastian terkait stabilitas harga energi di dalam negeri. Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Senin (6/4/2026), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga penghujung tahun 2026.

Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat dan memberikan kepastian ekonomi di tengah fluktuasi pasar energi global.Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah telah menyusun berbagai simulasi untuk meredam dampak jika terjadi kenaikan harga minyak mentah dunia. Perhitungan matang telah dilakukan dengan membedah berbagai level harga pasar internasional.

“Jadi yang bersubsidi, sampai akhir tahun aman. Jadi masyarakat tahu, tidak usah ribut, tidak usah takut. Kita sudah hitung,” ujar Purbaya di hadapan anggota DPR.

Pemerintah melakukan simulasi ketahanan fiskal pada beberapa skenario harga minyak, antara lain, Kisaran 80 dollar AS per barel Kisaran 90 dollar AS per barel dan Hingga level ekstrem di angka 100 dollar AS per barel.

Meski berkomitmen menahan harga BBM melalui skema subsidi, Purbaya memastikan bahwa kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap menjadi prioritas. Pemerintah memproyeksikan defisit anggaran akan tetap terkendali dan berada dalam batas aman sesuai regulasi.

“Defisit anggaran diproyeksikan berada di kisaran 2,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB),” tambahnya.

Dengan kepastian ini, pemerintah berharap stabilitas inflasi dapat terjaga dan pelaku ekonomi dapat menjalankan aktivitasnya tanpa kekhawatiran akan lonjakan biaya transportasi maupun logistik hingga akhir tahun depan. (*)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung Jadi Fokus Pertemuan Gubernur dan Menperin