LAMPUNG UTARA jejaring09..com – Sejalan dengan program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Kodim 0412 Lampung Utara memulai langkah nyata dalam pemerataan infrastruktur daerah.
Komitmen ini ditandai dengan persiapan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di dua titik krusial, yakni Desa Tulung Balak, Kecamatan Tanjung Raja, dan Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi Utara.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0412/LU, Letkol Inf Roni Faturohman, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari target besar Presiden RI untuk membangun ribuan jembatan perintis di seluruh pelosok negeri.
“Program ini adalah langkah konkret untuk memastikan tidak ada lagi wilayah yang terisolasi. Kita ingin memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah terpencil,” ujar Letkol Inf Roni saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/6/2026).
Sebelumnya, Kodim melaksanakan kegiatan Ground Breaking Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV Kodam II/Sriwijaya (wilayah Kodim 0412/LU) yamg dilaksanakan pada Rabu, 1 April 2026, di Desa Tulung Balak. Acara ini menjadi tonggak sejarah baru bagi mobilitas warga setempat.
Dijelaskannya, Pemerataan pembangunan jembatan ini adalah bentuk perhatian sinergis antara Pemerintah Pusat dan Daerah khususnya bagi warga Lampung Utara. Program ini tentunya dapat memberikan solusi terkait transportasi dan proyek ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan solusi atas hambatan transportasi yang selama ini membelenggu warga antar desa.
Lebih lanjut Dandim mengatakan, pembangunan infrastruktur ini melibatkan personel Zeni TNI AD merupakan satuan yang memiliki spesialisasi dalam konstruksi cepat dan tangguh. Saat ini, tahapan telah memasuki fase koordinasi logistik dan survei lapangan guna memastikan standar keamanan tinggi bagi mobilitas warga.
Pengerjaan ini mengadopsi pola kerja massal—serupa dengan peresmian 218 jembatan serentak oleh Presiden Prabowo pada Maret lalu—dengan target rampung dalam waktu singkat tanpa mengurangi kualitas bangunan. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini diproyeksikan membawa dampak masif pada tiga sektor utama diantaranya aksesibilitas pendidikan untuk menjamin keselamatan anak-anak sekolah agar tidak lagi harus menyeberangi sungai dengan cara yang berbahaya.
Selain itu, konektivitas ekonomi mempermudah distribusi hasil bumi dari desa ke pasar kota, yang secara otomatis menurunkan biaya logistik warga. Kemudian jembatan ini nantinya dapat dijadikan akses program unggulan menjadi jalur utama untuk distribusi logistik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi warga setempat.
Pembangunan dua jembatan di Kabupaten Lampung Utara ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya menghubungkan harapan masyarakat desa dengan pusat pertumbuhan ekonomi. Dengan semangat Jembatan Garuda, infrastruktur ini diharapkan menjadi urat nadi baru yang memperkokoh kemajuan di Bumi Ragem Tunas Lampung.
“Presiden menekankan bahwa kesejahteraan rakyat dimulai dari konektivitas. Jembatan yang kami persiapkan ini adalah wujud pengabdian TNI dalam mendukung pertahanan negara melalui kesejahteraan masyarakat,” pungkas Dandim 0412/LU, Letkol Inf Roni Faturohman. (Diq).




