BANDARLAMPUNG-Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung yang semula dijadwalkan pada 4–5 April 2026 resmi diundur menjadi 10–11 April 2026. Keputusan ini disampaikan dalam rapat persiapan yang dihadiri pengurus JMSI Lampung, Rabu (2/4/2026).
Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, menjelaskan salah satu alasan perubahan jadwal terkait situasi internal dan kesiapan seluruh pengurus. Ia juga menegaskan pentingnya semangat organisasi yang profesional dan tidak membawa masalah internal ke ranah publik.
“Semangat ber-JMSI harus terus ditingkatkan. Segala persoalan internal, apalagi yang menyangkut keuangan, jangan dibawa ke media sosial atau Facebook. Dalam kadar tertentu masih dimaklumi, saya khawatir kena UU ITE, kasian,” ujar Ahmad Novriwan seperti dilansir dialeksa.com.
Rapat tersebut juga mencatat adanya pengunduran diri Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan Pengurus JMSI Lampung, Junaidi Ismail, karena urusan administrasi file S2 yang mendesak. Sebagai pengganti Ketua Pelaksana sementara, ditunjuk Anton Kurniawan untuk memastikan kelancaran persiapan pelantikan dan Rakerda.
Selain itu, Ketua JMSI Lampung menyampaikan agenda keberangkatan delegasi JMSI Lampung ke China sebagai bagian dari program pengembangan jaringan dan peningkatan kapasitas anggota, yang menjadi salah satu fokus kegiatan JMSI ke depan.
Ahmad Novriwan menekankan bahwa pengurus baru diharapkan mampu menguatkan peran JMSI Lampung sebagai organisasi media siber yang profesional, inovatif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah maupun sektor swasta dalam pengembangan ekosistem media digital di Lampung.
“Pelantikan yang akan datang bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk menegaskan komitmen seluruh pengurus menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat kebersamaan. Insyaallah kita akan mencoba menawarkan aplikasi agregator news sebagai lawan dari Google news, juga satu aplikasi lain guna ikut serta hemat BBM ditengah konflik perang saat ini,”pungkasnya.




