Proyek Gerai Koperasi Tatakarya Disorot, Legislator Sebut “Asal Jadi”, Video Viral Ingatkan Bahaya KPK

194
Oplus_131072

LAMPUNG UTARA jejaring09.com  – Proses pembangunan Gerai Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDPMP) di Desa Tatakarya kini tengah menuai polemik panas.

Proyek yang seharusnya menjadi pilar ekonomi desa tersebut justru dituding dikerjakan secara serampangan dan tidak memenuhi standar spesifikasi teknis yang ditentukan.

Kritik tajam datang langsung dari tokoh masyarakat setempat yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Lampung Utara, Guntur Laksana. Dalam peninjauannya, politisi senior ini mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas bangunan yang dinilai jauh dari kata layak.

Kekecewaan Guntur Laksana terekam jelas dalam sebuah video yang kini viral di platform TikTok melalui akun Info Kotabumi. Dalam cuplikan tersebut, Guntur tampak menunjuk bagian-bagian bangunan yang dianggap bermasalah sambil melontarkan kalimat pedas sebagai peringatan bagi pihak pelaksana.

“Oooooo ini gerai koperasi merah putih Desa Tatakarya awas kualat, Ditangkap KPK! Saya ga tau.” ucap Guntur dalam video tersebut.

Saat di konfirmasi, Guntur Laksana terdapat sejumlah poin  yang menjadi sorotan diantaranya Kualitas Bangunan yang diduga kuat pengerjaan dilakukan terkesan “asal jadi” sehingga dinilai mengambil keuntungan sepihak. Indikasi lain ketidaksesuaian spesifikasi material atau metode konstruksi.

” Hal ini berpotensi menimbulkan kerugian negara,  Mengingat proyek ini menggunakan anggaran publik, kualitas yang buruk dikhawatirkan akan memicu masalah hukum di kemudian hari.,” tegas Guntur. Jumat (20/3/2026).

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti siapa pemilik maupun pengelola resmi dari Gerai KDPMP di Desa Tatakarya tersebut. Tidak adanya transparansi mengenai pelaksana proyek di lapangan menambah panjang daftar kejanggalan yang menyelimuti pembangunan gerai koperasi ini. (Diq)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Korupsi DD dan ADD, Kades Kedaton di Tetapkan Sebagai Tersangka