Lampung Utara jejaring09.com – Personel Kodim 0412 Lampung Utara bergerak cepat melakukan monitoring dan evakuasi setelah cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Lampung Utara pada. Sabtu (14/02/2026).
Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan puluhan rumah terdampak, pohon tumbang, hingga fasilitas umum mengalami kerusakan serius.
Cuaca ekstrem mulai melanda wilayah Kotabumi sejak pukul 16.30 WIB. Intensitas hujan yang tinggi dalam waktu singkat langsung diikuti oleh angin kencang. Kondisi ini mengakibatkan genangan air di sejumlah ruas jalan, atap rumah warga terlepas, hingga sejumlah pohon besar tumbang yang memicu pemadaman aliran listrik di beberapa titik.
Berdasarkan pendataan tim di lapangan hingga pukul 21.00 WIB, tercatat beberapa lokasi yang mengalami dampak cukup parah, di antaranya, Fasilitas Kesehatan & Publik RSUD HM. Ryacudu mengalami kerusakan pada atap parkiran dan satu atap ruang pasien yang terbawa angin. Selain itu, atap parkiran di belakang Gedung Pusiban Agung juga roboh menimpa satu unit motor dan merusak rumah penjagaan.
Perumahan Griya Nuwo Mafan, Sebanyak 43 rumah terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 60–80 cm. Kemudiam Jl. Rejomulyo & Ponpes Sirrul Huda juga terendam genangan air setinggi kurang lebih 30 cm yang berdampak pada 15 rumah warga.
Beberapa atap ruko dan rumah di Jl. Jenderal Sudirman dan Jl. Teladan juga dilaporkan terlepas diterjang angin.
Akses Jalan & Transportasi, Pohon tumbang terjadi merata di jalur utama seperti Jalur 2 Stadion Sukung, Jl. Lintas Soekarno Hatta (menimpa 2 bangunan), dan depan Samsat Kotabumi (menimpa 1 unit mobil pribadi). Di Jl. Bangau Lima, pohon tumbang bahkan memutus jaringan Wi-Fi dan menghalangi akses jalan.
Menyikapi bencana tersebut, pihak Kodim 0412 telah melakukan langkah-langkah darurat seperti melakukan koordinasi lapangan dengan babinsa dan anggota unit intelijen telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang.
Disamping itu pula pihak TNI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD guna memastikan keselamatan warga yang terdampak banjir maupun kerusakan bangunan.
Dalam Babinsa menghimbau, Mengingat cuaca yang tidak menentu dalam beberapa waktu terakhir untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi memicu angin kencang maupun banjir susulan.
Berdasrakan laporan dilapangan, Kondisi listrik di beberapa wilayah saat ini masih dalam penanganan petugas menyusul adanya kabel jaringan yang tertimpa pohon. Warga diminta tetap tenang dan waspada. (Diq).




