Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Rutan Kelas IIB Kotabumi Akselerasi Swasembada Pangan Melalui Inovasi Warga Binaan

311

LAMPUNG UTARA jejaring09.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotabumi terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Melalui berbagai inovasi kemandirian, Rutan Kotabumi menggalakkan program swasembada pangan yang melibatkan peran aktif Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden terkait Asta Cita, khususnya poin mengenai swasembada pangan, serta instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) untuk mengoptimalkan potensi lahan di area pemasyarakatan.

Kepala Rutan (Karutan) Kelas II B Kotabumi, Marthen Butar Butar melalui Kepala Keamanan Rutan (KPR), Robi Sugara menjelaskan bahwa program ini memiliki tujuan ganda.

Selain untuk memaksimalkan fungsi lahan yang selama ini tidak terpakai, kegiatan ini juga menjadi sarana asimilasi dan edukasi bagi warga binaan.

“Kami ingin mengubah stigma bahwa penjara hanya tempat menjalani hukuman. Di sini, kami mengajak saudara-saudara warga binaan untuk produktif. Lahan yang tadinya tidur, kini kami garap bersama untuk ditanami berbagai komoditas pangan seperti sayur-mayur, cabai, dan tanaman produktif lainnya serta pembudidayaan ikan kolam dan ayam bertelur,” ujar Ka KPR, Robi Sugara belum lama ini.

Proses penggarapan lahan, lanjutnya, dilakukan dengan semangat gotong royong. Di bawah pengawasan ketat petugas, para warga binaan diajarkan teknik pengolahan tanah, pemilihan bibit, hingga perawatan tanaman.

Hal ini diharapkan menjadi bekal keterampilan (life skill) yang berguna saat mereka kembali ke masyarakat nanti,

” Harapannya, hasil panen nanti tidak hanya dapat dinikmati untuk kebutuhan internal Rutan, tetapi juga bisa berkontribusi pada ketersediaan pangan di lingkungan sekitar. Ini adalah langkah kecil kami untuk mendukung swasembada pangan Indonesia,” tambahnya.

BACA JUGA:  Biadab, Seorang Ibu Di Bukit Kemuning Tega Menyiksa Darah Dagingnya Sendiri

Antusiasme terlihat dari para warga binaan yang terlibat. Kegiatan bercocok tanam ini dinilai efektif untuk mengurangi kejenuhan selama masa tahanan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dan disiplin.

Program pertanian di Rutan Kelas II B Kotabumi ini rencananya akan terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan variasi tanaman yang disesuaikan dengan kondisi tanah dan cuaca, guna memastikan hasil panen yang maksima.

“Kami terus berbenah baik dari sisi kantor, lingkungan kantor, pelayanan kepada masyarakat, dan yang lebih utama pembenahan internal petugas,” ujar Robi. (Diq)

Facebook Comments