Terciduk, Ketua MKKS Lampung Utara Diduga Kuat Terlibat Dalam Politik Praktis

1296

Lampung Utara jejaring09.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) selalu diingatkan untuk tetap menjaga sikap netralitas dan patuh terhadap undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara tidak terjebak dalam politik praktis.

Di kabupaten Lampung Utara salah satu Kepala yayasan sekaligus Ketua MKKS SMP, Zulkarnain diduga kuat terlibat dalam politik dan hadir dalam kampanye calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo – Gibran di Lapangan Parkir Stadion Sukung Kotabumi. Jumat (9/2/2024).

Terlihat jelas, didalam foto yang beredar di media sosial Zulkarnain sedang selfie bersama salah satu pengunjung kampanye tepatnya di samping Panggung sambil mengisyaratkan nomor urut 2 dengan jarinya.

Dengan demikian, Zulkarnain diduga kuat terlibat dan melanggar undang-undang. Sementara sanksinya adalah setiap Aparatur Sipil Negara, Anggota TNI dan Polri, Kepala Desa, Perangkat Desa dan/atau anggota permusyawaratan desa yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 280 ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp 12 Juta (Pasal 494 UU Pemilu).

Sementara itu Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Lampung Utara, Dedi Suardi saat dikonfirmasi mengaku bahwa dirinya belum mengetahui dan belum menerima laporan secara resmi dari pihak terkait.

” sampai saat ini kami belum tau, Nanti akan kami pelajari dan akan kami telusuri dulu,” tukasnya.

Sementara Zulkarnain saat dimintai keterangan mengaku bahwa dirinya bukan ASN melainkan kepala sekolah yayasan atau swasta.

” sayakan bukan ASN, Saya juga sebagai hak warga negara punya hak pilih. Sementara saya hadir di lokasi kampanye tidak memakai pakaian seragam dan atribut MKKS, kan hari libur juga,” ujarnya singkat (Diq).

Facebook Comments