Diduga ODGJ Di Lampung Utara, F Bacok Tetangganya Dengan Menggunakan Kampak

502

Lampung Utara jejaring09.com – F seorang pria diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diamankan Polisi usai membacok Ujang yang masih tetangganya sendiri. Peristiwa itu terjadi di Gang Kelinci Kelurahan Kota Alam Lampung Utara. Selasa (11/4/2023).

F membacok korban dengan menggunakan Senjata Tajam (Sajam) jenis Kampak mengenai kepala bagian depan (Jidat) dan kepala belakang korban.

Menurut saksi ditempat kejadian perkara, Korban saat itu melintas di gang menggunakan sepeda motor dan dipukul oleh pelaku.

” Mangsu Ujang bawa motor ditinju oleh pelaku, kemudian pelaku mengeluarkan kapak. Lalu, Mangsu lari ke arah atas dan dikejar oleh pelaku. Ketika sampai didepan garasi rumah warga pelaku langsung membacok korban hingga terssungkur.” Kata saksi yang enggan disebutkan namanya.

Kemudian lanjut dia, usai melakukan pembacokan pelaku langsung kabur. dan korban langsung dibawa warga ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Eko Rendi Oktama mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan membenarkan peristiwa tersebut.

” Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kapten Dulhak Gang Kelinci Kelurahan Kota Alam sekitar pukul 17.50 wib,” kata Eko.

Dijelaskan Eko, Saat itu korban hendak pulang kerumahnya, kemudian didatangi terduga pelaku F yang dengan tiba-tiba langsung membacok korban menggunakan alat Kampak ke bagian kepala belakang dan pergelangan tangan kanan hingga Korban terjatuh, selanjutnya harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Handayani.

Kemudian terang Eko, Pihaknya mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku berada dikediamanny. Tim TEKAB 308 bersama anggota Polsek Kotabumi Kota langsung melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku F berikut mengamankan barang bukti berupa Kampak yang diduga digunakan oleh pelaku melukai korbannya.

” Untuk sebab-sebab kejadian, kita sedang melakukan pemeriksaan terkait dengan informasi dari keluarga maupun warga sekitar bahwa terduga pelaku pernah di rawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ), Namun pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait,” tukansya. (Diq).

Facebook Comments