Pemprov Lampung Perkuat Pelayanan Sosial di Pesisir Barat

18

PESISIR BARAT-Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat pemerataan pelayanan sosial hingga ke wilayah pelosok guna memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses pelayanan dan kesempatan hidup yang lebih baik melalui Pelayanan Sosial Jejaring Masyarakat (Yansos Jejama) 2026 yang menghadirkan berbagai layanan dan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk penyandang disabilitas.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya pemerataan pelayanan sosial dan pemenuhan hak penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Yansos Jejama 2026 di Aula Kantor Pekon Biha, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Senin (2/11/2026).

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan bahwa Yansos Jejama memiliki peran strategis dalam mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial.

Menurutnya, pemerintah ingin memastikan setiap masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang mudah, cepat, dan tepat sasaran. Terlebih, Kabupaten Pesisir Barat memiliki wilayah serta karakteristik masyarakat yang beragam sehingga pemerataan akses pelayanan sosial perlu menjadi perhatian bersama.

Ia menekankan bahwa masyarakat yang berada jauh dari pusat pelayanan harus tetap mendapatkan akses dan kesempatan yang sama dalam memperoleh layanan pemerintah.

“Semangat yang ingin kita bangun melalui Yansos Jejama adalah pelayanan yang mendekat kepada masyarakat, menyentuh kebutuhan nyata, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung,” ujar Jihan.

Selain pemerataan pelayanan sosial, Jihan juga menyoroti pentingnya memberikan ruang dan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas.

Ia menegaskan bahwa setiap manusia memiliki potensi, kemampuan, dan kesempatan untuk berkembang. Penyandang disabilitas juga memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan, pelayanan kesehatan, pekerjaan, serta kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut Jihan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat mendapatkan kehidupan yang layak, pelayanan yang baik, dan kesempatan untuk mengembangkan diri.

BACA JUGA:  TP PKK Provinsi Lampung Melaksanakan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Pesisir Barat

Karena itu, pembangunan sosial harus menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Pemerintah ingin memastikan seluruh masyarakat, baik di Kabupaten Pesisir Barat maupun kabupaten/kota lainnya di Provinsi Lampung, dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata.

Lebih lanjut, Jihan berharap Yansos Jejama tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi gerakan kepedulian sosial yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

“Yansos Jejama tidak boleh berhenti sebagai sebuah kegiatan hari ini. Saya ingin semangatnya terus hidup. Hidup di desa-desa, hidup di sekolah-sekolah, hidup di lingkungan kerja, dan hidup di tengah keluarga,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, organisasi sosial, dunia usaha, perguruan tinggi, media, hingga komunitas untuk terus membangun kolaborasi dan bergandengan tangan dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula harapan dan manfaat yang dapat dihadirkan bagi masyarakat, sehingga tidak ada warga yang merasa sendiri dalam menghadapi keterbatasan maupun persoalan sosial.

Sementara itu, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan berharap kegiatan Yansos Jejama dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung, atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program Pelayanan Sosial Jejaring Masyarakat (Yansos Jejama) ini,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan, pelayanan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan dukungan khusus untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidupnya.

BACA JUGA:  Tim TP PKK, Dekranasda, LKKS, Perwosi, PAUD Provinsi Lampung Lakukan Pembinaan Di Kabupaten Pesisir Barat

“Kami berharap bantuan dan pelayanan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat, memenuhi kebutuhan yang diperlukan, serta memberikan manfaat nyata bagi para penerima dan keluarganya,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat turut menyerahkan sejumlah bantuan sosial dan alat bantu bagi penyandang disabilitas.

Bantuan yang diberikan meliputi lima unit kursi roda, lima unit tongkat kruk, lima unit tongkat netra, lima unit tongkat kaki tiga, serta 100 paket sembako.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi wujud nyata perhatian pemerintah dalam mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat, sekaligus membantu meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas penyandang disabilitas agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Melalui Yansos Jejama 2026, Pemerintah Provinsi Lampung berharap pelayanan sosial semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjangkau warga yang membutuhkan secara lebih luas, sehingga pembangunan yang inklusif dan berkeadilan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Barat Dian Hardiyanti Dedi, jajaran Forkopimda Pesisir Barat, kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Pesisir Barat, Camat Pesisir Selatan, Kepala Pekon Biha, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tamu undangan lainnya.
(Pemerintah Provinsi Lampung).

Facebook Comments