Lampung Utara-Bukan sekedar hadir dan memantau, Babinsa Koramil 412-03/BK Kodim 0412/LU Serda Rasbudiyono turun langsung mengangkat material dan bergotong royong bersama warga membangun Jalan Ketahanan Pangan di Dusun 3, Desa Tanjung Baru Timur, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara. Selasa, (22/09/2026).
Di tengah aktivitas pembangunan, semangat kebersamaan begitu terasa. Babinsa, pemerintah desa, perangkat desa, BPD, dan masyarakat bahu-membahu mengerjakan pembangunan jalan yang menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas warga.
Jalan tersebut memiliki panjang sekitar 100 meter dengan lebar 2,5 meter dan dibangun melalui program Pemerintah Desa Tanjung Baru Timur yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026.
Keberadaan jalan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memudahkan warga mengangkut berbagai hasil pertanian dan perkebunan dari maupun menuju kawasan produksi.
Serda Rasbudiyono menegaskan, kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Babinsa untuk terus dekat dan membantu masyarakat di wilayah binaannya.
“Dengan akses jalan yang lebih baik, aktivitas warga menjadi lebih lancar, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. Mudah-mudahan ini dapat turut mendukung perekonomian masyarakat desa,” ujarnya.
Menurutnya, gotong royong bukan hanya tentang menyelesaikan sebuah pekerjaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, kepedulian, dan kebersamaan masyarakat.
“Kalau dikerjakan bersama, pekerjaan menjadi lebih ringan. Yang paling penting, semangat kebersamaan dan kepedulian antar warga terus tumbuh,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut diikuti Kepala Desa Tanjung Baru Timur Zaenal Muttaqin, S.H., beserta perangkat desa dan Ketua BPD Andi. Mereka tidak hanya memberikan dukungan, tetapi ikut turun langsung bergantian mengangkut material bersama masyarakat.
Kepala Desa Tanjung Baru Timur, Zaenal Muttaqin, S.H., menyambut positif keterlibatan Babinsa dalam pembangunan tersebut. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan motivasi tersendiri bagi masyarakat untuk semakin aktif bergotong royong.
“Kami sangat terbantu. Dengan adanya Pak Babinsa, warga semakin kompak dan pekerjaan jalan bisa lebih cepat selesai,” ungkapnya.
Kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana seluruh elemen masyarakat bersatu dan bergerak bersama.
Babinsa hadir bukan sekadar memantau. Ia ikut bekerja, ikut merasakan, dan ikut membangun bersama rakyat. Semangat gotong royong inilah yang diharapkan terus tumbuh untuk mendukung berbagai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
(Pendim 0412/LU)




