TNI – Pemkab Lampura Wujudkan Sektor Pertanian dan Wisata Bendungan Way Rarem

131

​LAMPUNG UTARA, jejaring09.com – Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Abung Pekurun, Lampung Utara, Sabtu (6/6/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus meninjau langsung progres normalisasi Bendungan Way Rarem yang tengah dibersihkan dari invasi tanaman gulma.

​Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi oleh Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, Dandim 0412 Letkol Inf Roni Faturohman, Ketua DPRD M. Yusrizal, ST., dan Kapolres AKBP Deddy Kurniawan.

​Saat ini, Satuan Tugas (Satgas) Pembersihan Gulma tengah melakukan aksi masif untuk mengangkat tanaman liar yang menutupi sebagian besar permukaan bendungan. Pertumbuhan gulma yang tidak terkendali ini sebelumnya dikhawatirkan dapat mengganggu fungsi vital bendungan, seperti penurunan kualitas air, percepatan pendangkalan, hingga penyumbatan saluran irigasi yang menjadi urat nadi pertanian warga setempat.

​Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa kehadiran pihaknya di lapangan merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap fasilitas umum. Selain untuk memastikan efektivitas metode pembersihan, kunjungan ini bertujuan memberikan dukungan moral bagi personel Satgas agar target normalisasi tercapai tepat waktu.

​”Kunjungan saya dan rombongan selain bersilaturahmi dengan tokoh adat dan masyarakat, juga memastikan operasional pembersihan berjalan maksimal. Ini adalah bentuk sinergi kemanunggalan TNI, Pemerintah Kabupaten, dan masyarakat. Harapannya, Bendungan Way Rarem dapat kembali berfungsi optimal untuk mendukung sektor pertanian warga sekaligus memajukan potensi wisata di Lampung Utara,” ujar Kristomei.

​Senada dengan hal tersebut, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten terhadap langkah TNI dalam menjaga keberlangsungan infrastruktur vital tersebut.

​”Ini adalah wujud nyata kolaborasi antara TNI, Pemerintah, dan masyarakat. Kami berkomitmen menjadikan Way Rarem sebagai kawasan wisata yang bebas gulma, sekaligus memastikan aliran air dapat mengairi sawah para petani dengan sempurna,” tutur Hamartoni.

BACA JUGA:  Reklame Karat Mengancam Pengguna Jalan, Pemkab Lampung Utara Warning Pengusaha Nakal

​Proses pembersihan gulma ini masih terus berlangsung dengan mengerahkan armada dan peralatan pendukung. Progres yang dilakukan Satgas gabungan menunjukkan hasil signifikan, membawa harapan baru bagi kembalinya fungsi optimal Bendungan Way Rarem sebagai kebanggaan masyarakat Lampung Utara. (Red).

Facebook Comments