Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pemancing yang Tenggelam di Bendungan Way Rarem

211

LAMPUNG UTARA, jejaring09.com – Upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di kawasan Bendungan Way Rarem akhirnya membuahkan hasil.

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jasad korban pada Rabu pagi (6/5/2026) sekitar pukul 08.50 WIB. Korban diidentifikasi bernama Amin (50) warga Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat Lampung Utara.

Amin sebelumnya dinyatakan hilang diduga akibat tenggelam saat sedang memancing di area Bendungan Way Rarem tepatnya di desa Pulau Kedaton, Kabupaten Lampung Utara, pada Selasa (5/5/2026) dini hari.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Lampung Utara, Khairul Anwar, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal ia diduga terjatuh.

“Pagi ini korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan sekitar pukul 08.28 WIB. Lokasi penemuan berada di sekitar titik jatuhnya korban,” ujar Khairul.

Berdasarkan keterangan warga sempat menduga korban terpeleset ke dalam bendungan saat sedang memancing Hal ini diperkuat dengan ditemukannya barang-barang milik Amin di lokasi kejadian diantaranya, sepeda motor, tas dan pakaian korban serta peralatan memancing.

Peristiwa memilukan ini pertama kali terdeteksi setelah pihak Polsek Abung Tengah menerima laporan dari warga bernama Sodri (46) pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, melalui Kasi Humas IPTU Herawati membenarkan bahwa personel kepolisian langsung dikerahkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan.

“Kami menerima laporan terkait adanya warga yang diduga tenggelam saat mencari ikan. Sejak saat itu, personel bersama instansi terkait dan masyarakat terus menyisir lokasi,” kata IPTU Herawati.

Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil kolaborasi solid dari berbagai pihak yang terlibat dalam operasi pencarian diantaranya, Basarnas, BPBD Lampung Utara, Damkar, TNI dan Polri dan masyarakat setempat.

BACA JUGA:  Ardian Saputra dan Andrio Sangun Daftar Sebagai Bakal Calon Bupati Melalui PAN

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi untuk diproses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Ogan Lima untuk dimakamkan. (Red).

Facebook Comments