LAMPUNG UTARA Jejaring09.com – RSUD H.M. Ryacudu Kotabumi terlihat kumuh. Sampah-sampah tersebut terlihat berserakan di beberapa ruangan.
Tumpukan sampah-sampah tersebut disebebkan karena petugas kebersihan atau cleaning servis di rumah sakit melakukan mogok kerja.
Mogok kerja ini disebabkan gaji mereka selama 5 bulan belum juga di bayarkan oleh pihak perusahaan Outsourcing. Tidak hanya petugas kebersihan hal serupa di rasakan oleh sejumlah petugas keamanan (Satpam).
Pihak rumah sakit mengakui adanya tunggakan pembayaran selama 9 bulan kepada vendor yang mengelola kebersihan dan keamanan.
Menurut Direktur RSD HM Mayjen (Purn) Ryacudu Kotabumi, Aida Fitria, masalah tersebut disebabkan oleh belum dibayarkannya klaim BPJS, yang merupakan salah satu sumber penghasilan terbesar rumah sakit.
“Akibat cuti bersama, klaim BPJS belum bisa diproses, sehingga angsuran kepada vendor terhambat, yang berdampak pada pembayaran gaji petugas,” jelas Aida saat dikonfirmasi pada Jumat, 25 April 2025.
Terpisah, Kepala Sanitasi dan Koordinator Cleaning Service, Halimah mengatakan dampak mogok kerja para tenaga kebersihan ini membuat rumah sakit terlihat kumuh disebabkan tumpukan sampah di sejumlah area rumah sakit.
Untuk membersihakan sampah yang berserakan, pihaknya melibatkan petugas kesehatan untuk mengumpulkan dan membersihaknnya.
“Karena tidak ada petugas kebersihan, kami terpaksa melibatkan petugas kesehatan untuk membersihkannya,” tukasnya. (Diq).




