Lampung Utara Darurat Begal dan Ranmor, Sehari Dua Kasus. Pelajar Di Begal. Motor Pegawai Capil Raib

998

Lampung Utara jejaring09.com – Lagi dan lagi, Lampung Utara Darurat pencurian kendaraan bermotor (Ranmor) dan Begal.

Terbaru, Ansori salah satu pegawai Dinas Kependudukan dan catatan sipil setempat harus merelakan motor Beat miliknya hilang dibawa pencuri.

Berdasarkan informasi yang didapat, Motor korban diparkir tepatnya dihalaman parkir bagian depan kantor Capil.

” Pencuri masuk diperkirakan pada saat jam istirahat,” kata Kodrat.

Dijelaskan Kodrat, sebelum jam istirahat motor milik Ansori masih terlihat di pelataran parkir. Setelah jam istirahat motor korban sudah tidak ada lagi di parkiran.

” Jam istirahat pegawai banyak yang Sholat di Masjid, mungkin pada saat kantor sepi pelaku masuk ke halaman parkir,” jelasnya.

Sementara itu, Ansori (Korban) mengaku bahwa dirinya mengetahui motornya hilang pada saat dirinya hendak istirahat.

” Saya mau istirahat, Saya lihat motor sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kadisdukcapil Maryadi Muchtar membenarkan jika salah satu stafnya kehilangan motor jenis Honda Beat warna putih dengan Nopol BA 3137 OZ

” Hilangnya kendaraan tersebut diperkirakan pada pukul 12.00 pada saat para pegawai sedang melaksanakan sholat Dzuhur,” jelas Maryadi.

Hilangnya motor ini, lanjut dia merupakan kali pertama terjadi di Disdukcapil Lampura. Dijelasknya lagi, dikantor disdukcapil ada sejumlah petugas parkir. Namun lanjut dia, petugas parkir juga sedang istirahat.

” Petugas parkir ada, semua lagi pada istirahat,” tukasnya.

Bebarapa jam sebelumnya telah terjadi Pembegalan di jalan Raya Abung Timur, Korban merupakan salah seorang pelajar yang hendak ke sekolah.

Sebelumnya lagi, Hepi Susanti Pegawai Sekretariat Bappeda Lampung Utara harus merelakan  motor Honda Beat miliknya dibawa pencuri di halaman parkir Kantor Pemkab setempat. Selasa (4/3/2025).

BACA JUGA:  Temui Massa Aksi Unras, Ini Kata Wakil Bupati Lampung Utara

Naasnya, selain motor didalamnya terdapat dompet berisikan STNK, KTP, dan sejumlah ATM milik turut hilang dibawa pencuri.

” Saya tiba dikantor jam 08.00, motor saya parkir disini  (parkiran Bappeda)” ujar Hepi seraya menunjukan tempat dimana dirinya memarkirkan motornya.

Dijelaskannya, peristiwa tersebut diketahui dirinya saat hendak keluar kantor mengambil uang di ATM. Namun betapa kagetnya Hepi tidak lagi melihat motornya berada ditempat parkir.

Didampingi teman sejawatnya, Hepi kemudian mengecek CCTV yang terpasang di seputaran kantor Pemkab Lampung Utara. Namun sayangnya tidak semua kamera CCTV  milik pemkab Lampung Utara berfungsi dengan baik.

Tak lama berselang, tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) aparat kepolisian Polres Lampung Utara untuk melakukan penyelidikan dan olah TKP.

Atas insiden tersebut Hepi didampingi suaminya melaporkan kejadiannya di Mapolres Lampura agar pelaku dapat segera tertangkap. (Diq).

Facebook Comments