Pemkab LU, Kota Metro dan DLH Lampung Berkolaborasi Bahas Bank Sampah

1562

Lampung Utara jejaring09.com – Pemkab Lampung Utara (Lampura) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung dan Kota Metro berkolaborasi membahas program Bank Sampah dan Adipura.

Konsep Bank Sampah ini dikemas dalam kegiatan sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Persampahan yang di selenggarakan di Aula Tapis Pemkab Lampung Utara. Selasa (5/3/2024).

Sosialisasi dihadiri Bupati Lampura, diwakili Sekretaris daerah, Lekok dan di dampingi Wakil Ketua TP-PKK Lampura, Hj. Devriyana Marda Ardian. S. Kom bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup setempat, Ina Sulistya Achyar dan para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Sekolah (Kepsek), serta para pelaku UMKM se-Lampura.

Menurut Sekda Lampura, Lekok kebersihan lingkungan dan sampah menjadi faktor yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat. Kendati demikian terkait sampah dan pengelolaannya hingga saat ini menjadi pekerjaan rumah bersama.

Dikatakannya, melalui sosialisasi Bank Sampah ini diharapkan dapat membuahkan hasil guna merubah pola pikir dan perilaku masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan dengan menjaga kebersihan lingkungan dimulai dari kediaman masing-masing, serta tidak lagi membuang sampah sembarangan.

” Persoalan sampah ini menjadi PR bagi kita bersama, melalui sosialisasi penanganan sampah hari ini, diharapkan kedepannya agar masyarakat dapat teredukasi dan memanfaatkan program Bank Sampah untuk mengelola sampah menjadi nilai rupiah,” ucap Lekok.

Lebih lanjut Lekok berharap, Dengan direalisasikan program Bank Sampah di setiap desa dan kelurahan, masyarakat nantinya dapat memilah sampah rumah tangga yang memiliki nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk-produk UMKM yang nantinya bakal menjadi cuan setelah diproses dengan berbagai metode.

“Selain sampah organik, limbah rumah tangga juga menghasilkan limbah anorganik (plastik) yang kita ketahui bersama, limbah plastik sangat sulit terdegradasi hingga ratusan tahun, sehingga pemberdayaan pelaku UMKM khususnya perajin lokal yang ada di Kabupaten Lampung Utara harus lebih ditingkatkan, karena melalui olahan limbah plastik inilah perajin lokal berkontribusi mengurangi limbah plastik,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Wakil Bupati Ardian Saputra Berikan Bantuan Kepada Dua Warga Penderita Struk 

Ditempat yang sama, Wakil Ketua TP-PKK Lampura, Devriyana Marda Ardian kepada seluruh unsur menekankan pentingnya sosialisasi serta aksi nyata semua unsur elemen setempat untuk menyadarkan masyarakat agar menjaga kelestarian alam dengan tidak lagi membuang sampah sembarangan, terlebih lagi membuang sampah di bantaran sungai yang secara tidak langsung akan berdampak pada kesehatan keluarga dan lingkungan.

“Pentingnya sosialisasi ditengah masyarakat tentang pola hidup sehat dengan tidak lagi membuang sampah sembarangan, dan mengurangi konsumsi (penggunaan) limbah plastik agar lingkungan kita bisa lestari untuk keberlangsungan hidup anak cucu kita kelak. Melalui program Bank Sampah, selain menjadi peluang usaha, juga kebersihan lingkungan terjaga, sehingga bonus dari kerja keras kita semua, Lampung Utara bisa meraih penghargaan Adipura atas menyelamatkan lingkungan (ada program kegiatan namanya Kalpataru Di DLH) dari dampak buruk yang diakibatkan oleh sampah,” tukasnya. (Diq).

Facebook Comments