Lampung Utara jejaring09.com – Kecelakaan maut meyebabkan tiga orang tewas di tempat kejadian perkara.
Kecelakaan tersebut melibatkan mobil sedan Timor nopol BE 1216 JA dan Kereta Api (KA) penumpang Kuala Stabas dari Palembang menuju Bandar Lampung.
Peristiwa tersebut terjadi di Perlintasan Stasiun Kereta Api Candimas KM 91+9M Desa Candimas kecamatan Abung Selatan Lampung Utara. Selasa (5/12/2023) sekitar pukul 17.46 Wib.
Ketiga korban tewas yakni, Dedi Santoso warga Kelurahan Kelapa Tujuh Kotabumi, Hadi Stiyono warga Kotabumi dan Nur Hidayat warga Mulyosari Gunung Sugih kabupaten Lampung Tengah ketiganya merupakan operator perkebunan sawit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kecelakaan terjadi saat turun hujan deras, dimana mobil yang di tumpangi ketiganya hendak melintas di perlintasan kereta api.
Pada saat hendak melintas, petugas penjaga pintu perlintasan sudah memberikan aba-aba agar mobil tersebut tidak melintasi perlintasan kereta api tersebut.
Kemudian, melaju kereta api penumpang Kuala Stabas dari arah Palembang Sumatera Selatan menghantam mobil tersebut hingga terseret sejauh 1 Km.
Sementara itu Kapolres Lampung Utara, AKBP Teddy Rachesna saat dikonfirmasi dilokasi kejadian membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan dengan melibatkan mobil sedan Timor dan Kereta Api Penumpang Kuala Stabas.
” Diperlintasan kereta api stasiun Candimas telah tertabrak sebuah mobil Timor dengan Kereta Api Kuala Stabas dari arah Palembang menuju Bandar Lampung,” kata Kapolres AKBP Teddy Rachesna didampingi Kasat Lantas.
Dijelaskannya, pihaknya telah melakukan evakuasi terhadap ketiga korban dan langsung dilakukan identifikasi.
” Ketiga korban meninggal dunia, Satu penumpang terpental dan dua korban lainnya terjepit di dalam mobil dan sudah berhasil di evakuasi,” jelasnya.
Lebih lanjut Teddy menjelaskan bahwa perlintasan kereta api tempat kejadian perkara tanpa palang pintu, namun terdapat petugas penjaga perlintasan.
” Informasinya tanpa palang pintu, namun ada petugasnya. Informasi dari saksi, Petugas sudah mengingatkan, namun korban tidak mengindahkan,” tukasnya.
Teddy mengingatkan kepada masyarakat, agar dalam berkendara mendahulukan jalannya kereta api saat melintas di perlintasan. (Diq).




