Lama Rusak Dan Tak Tersentuh, Warga Gang Sri Rezeki Keluhkan Jalan Rusak

1227

Lampung Utara jejaring09.com – Warga Gang Sri Rejeki, Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi harapkan perbaikan jalan yang rusak parah. Puluhan tahun jalan tersebut tak pernah dapat perhatian dari pemerintah setempat.

Gang Sri Rejeki ini merupakan jalan lingkar, antara jalan Akhmad Akuan yang menembus ke jalan Dahlia. Jalan sepanjang kurang dari 1KM itu berada di kelurahan Sribasuki Lingkunan (LK) IV , Rukun Tetangga (RT) V, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara. Tampak kondisi jalan hancur lebur, lapisan aspal tak lagi nampak dipermukaan jalan yang dihuni oleh ratusan warga.

Jalan lingkar yang setiap hari selalu dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua itu, pernah diperbaiki sekitar tahun 2014 silam. Namun karna pekerjaanya diduga asal-asalan, akhirnya jalan tersebut tak sampai satu tahun sudah kembali hancur. Selain banyak lubang menganga, dijalan ini juga kerap terjadi kecelakaan terutama bagi pengendara roda dua yang terjerembab kedalam lubang.

Gang yang berada tepat di Jalan Akmad Akuan dengan kondisi jalanya yang juga sangat memprihatinkan. Meskipun tepat berada ditengah jantung kota, kondisi jalan yang setiap hari dilintasi oleh kendaraan dari berbagai daerah ini tampaknya tidak menggubris hati pemerintah, bahkan pemerintah maupun dinas terkait terkesan tutup mata.

Uuk (40) salah satu warga setempat menyatakan bahwa jalan Gang Sri Rejeki ini sudah cukup lama rusak parah, bahkan warga setempat sudah sering kali gotong royong menutupi jalan dengan menambal menggunakan adukan semen.

“Sudah puluhan tahun jalan di Gang ini hancur lebur, belum pernah tersentuh oleh pemerintah. Kayaknya cuman di RT kita LK 4 ini aja yang gak pernah dikasih bantuan dari pemerintah, padahal ditengah kota. Kita ini masyarakat Lampura juga jangan pas mau Pilkada, Pemilu aja baru nongol mintak dipilih” Ungkap Uuk saat sedang menambal lubang yang berada ditengah jalan. Selasa (7-11-2023).

BACA JUGA:  Anggota Komisi IV DPRD Lampura Cek Keaslian Alat Radiologi X

Selain itu, menurut Arpin (61), kondisi jalan Gang Sri Rejeki ini sudah berulang kali dilaporkan kepada LK maupun RT agar dapat disampaikan ke pihak Kelurahan maupun pemerintah. Bahkan Ketua LK IV Hamdani, kabarnya telah lama mengajukan proposal pengajuan perbaikan jalan tersebut namun sampai saat ini tidak ada tindak lanjut dari pemerintah daerah.

” Kabarnya Pak LK sudah lama ngajuin Proposal untuk perbaikan jalan Gang kita ini, tapi buktinya sampek sekarang gak ada tindak lanjut. Bahkan nambah hancur lebur jalan ini. Mudah-mudahan pemerintah dapat buka mata bisa perbaiki jalan demi kenyamanan warga. Jangan di pelosok aja yang dipikirin sementara di tengah kota jalanya masak lobang semua” keluh Arpin.

Sementar itu sudah sering kali, warga setempat melakukan gotong royong menggunakan dana swadaya untuk menutupi lubang dengan menggunakan semen. Namun hal itu tidak dapat bertahan lama, jika penghujan datang selain banjir jalan ini juga seperti kubangan sehingga menyebabkan keresahan masyarakat

Mungkin, para petinggi maupun pejabat di Lampung Utara saat ini tengah sibuk dengan berbagai kasus korupsi yang mewarnai salah satu kabupaten tertua di provinsi Lampung ini. Sehingga kondisi Lampung Utara makin semerawut. Selain tak nampak perbaikan pembangunan, perekonomian masyarakat dibawah nampak kian terpuruk yang ada numpuknya hutang dan beragam pesoalan korupsi yang tengah melanda.

Warga hanya berharap pemerintah dapat memperbaiki kondisi jalan Gang Sri Rejeki, maupun jalan Akhmad Akuan sebelum banyak menelan korban baik kecelakaan lalu lintas maupun korban pembegalan.

“Jangan hanya jalan diwilayah lain saja yang dibuat mulus. Lihat semua gang didaerah Gapura, Rejosari, Sindang Sari dan kelurahan lainya mulus semua, sementara kami yang berada ditengah kota sudah puluhan tahun gak pernah disentuh oleh pemerintah. Jadi tolong pikirkan juga nasib warga disini jangan pas mau Pilkada sama Pemilu aja baru nongol mintak dipilih” ungkap warga sekitar. (Diq)

Facebook Comments