Lampung Utara-Lapangan Desa Sukamenanti, Kecamatan Bukit Kemuning, bukan sekadar menjadi arena perebutan gelar juara dalam Turnamen Sepak Bola PERSIBU CUP 2026. Di balik riuh pertandingan, tersimpan pesan kuat tentang pembinaan generasi muda, sportivitas, dan persatuan masyarakat.
Turnamen yang digelar Sabtu (3/10/2026) tersebut menjadi ruang positif bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi, mengasah bakat sekaligus membangun karakter melalui olahraga.
Batuud Koramil 412-03/Bukit Kemuning, Sertu Jon Apriyanto, yang mewakili Danramil, menegaskan bahwa kompetisi sepak bola tingkat desa memiliki nilai strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab.
Menurutnya, sepak bola tidak hanya berbicara tentang kemampuan mengolah bola dan mencetak gol. Lebih dari itu, lapangan hijau menjadi tempat menempa kerja sama, mental bertanding, kedisiplinan serta sikap menghargai lawan.
“Turnamen seperti PERSIBU CUP jangan hanya dipandang sebagai ajang memperebutkan piala. Ini merupakan ruang pembinaan generasi muda agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, sportif dan memiliki semangat kebersamaan,” ujar Sertu Jon.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga jalannya pertandingan tetap aman, tertib dan kondusif. Kehadiran unsur TNI, Polri, Muspika, pemerintah kecamatan, panitia, pemain, official hingga suporter dinilai menjadi kekuatan penting dalam menjaga sportivitas selama turnamen berlangsung.
Nihilnya gesekan maupun gangguan keamanan menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi perekat persaudaraan masyarakat.
Sertu Jon berharap semangat yang lahir dari PERSIBU CUP 2026 tidak berhenti ketika peluit panjang dibunyikan. Menurutnya, turnamen tersebut harus menjadi titik awal pembinaan olahraga yang lebih berkelanjutan.
“Talenta-talenta muda yang muncul jangan sampai berhenti di sini. Harus ada pembinaan lanjutan dan pemantauan bakat secara berkesinambungan, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk berkembang dan membawa nama baik daerah,” tegasnya.
Ia juga menilai investasi terhadap generasi muda melalui olahraga merupakan langkah penting untuk membentengi mereka dari berbagai pengaruh negatif dan penyakit sosial.
Dengan terus membuka ruang-ruang positif bagi pemuda, kata dia, Lampung Utara tidak hanya berpeluang melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga generasi yang memiliki karakter kuat, mampu bekerja sama dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Rawat olahraganya, jaga sportivitasnya, dan terus gembleng generasi mudanya. Dari lapangan desa, kita bisa melahirkan generasi yang tangguh untuk masa depan,” pungkas Sertu Jon.
(Pendim 0412/LU)




