Pemprov Lampung Dukung PPDS Anestesiologi Unila, Perkuat Layanan Kegawatdaruratan dan SDM Kesehatan

16

Bandar Lampung-Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan sistem rujukan kegawatdaruratan di daerah melalui dukungan penuh terhadap peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif Universitas Lampung (Unila).

Kegiatan Peluncuran yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) Cabang Lampung periode 2025-2028 tersebut digelar di Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, Minggu (06/09/2026).

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas sinergi nyata yang terjalin antara Universitas Lampung, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dan PERDATIN.

“Hadirnya PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif di Lampung merupakan langkah strategis dan investasi jangka panjang dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Kolaborasi ini adalah sebuah legacy, kebanggaan, dan wujud pengabdian bagi Provinsi Lampung,” tegas Gubernur.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan agar penguatan layanan anestesiologi dan terapi intensif ke depannya tidak hanya terkonsentrasi di rumah sakit rujukan utama, tetapi secara bertahap mampu memperkuat sistem rujukan di seluruh wilayah Lampung.

Layanan kesehatan yang dibangun harus berorientasi pada kecepatan, keamanan, profesionalisme berbasis ilmu pengetahuan, dan keterjangkauan bagi masyarakat luas.

Ketua Umum Pengurus Pusat PERDATIN, Irjen. Pol. Prof. Dr. dr. Asep Hendradiana, Sp.An-TI., Subsp.TI(K), M.Kes., yang turut memberikan arahan secara virtual, menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni keorganisasian, melainkan momentum krusial untuk menentukan masa depan penanganan medis.

“Kebutuhan terhadap dokter spesialis anestesi dan terapi intensif semakin besar. Jadilah dokter yang tidak hanya mengejar gelar, tetapi mengejar kompetensi, memiliki integritas, empati, dan komitmen tinggi terhadap keselamatan pasien,” pesannya kepada seluruh sejawat dokter dan mahasiswa yang hadir.

BACA JUGA:  Tahun ini Target Pembelian Produk Dalam Negeri Sebesar Rp400 Triliun

Senada dengan hal tersebut, Ketua IDI Wilayah Lampung, dr. Josi Harnos, MARS., memberikan apresiasi tinggi atas keharmonisan lintas instansi yang berhasil mewujudkan PPDS ini dari sekadar wacana menjadi sebuah realita. Ia juga memuji konsep Seminar bertajuk “What Next After Medical School” yang digelar usai pelantikan, mengingat materi tersebut sangat out of the box dan membuka wawasan dokter muda terkait arah manajemen kesehatan profesional di masa depan.

Sementara itu, Ketua PERDATIN Cabang Lampung periode 2025-2028, dr. Tori Sepriwan, Sp.An-TI, Subsp.N.An(K)., dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga solidaritas internal dan sinergi eksternal.

“Kekuatan PERDATIN Lampung tidak terletak pada ketuanya atau satu dua orang pengurus, melainkan pada kebersamaan seluruh anggotanya. Periode kedua ini harus menjadi momentum untuk melompat lebih jauh, memberikan kontribusi yang lebih besar, dan membawa nama PERDATIN Lampung semakin diperhitungkan di tingkat nasional,” ujarnya. (Pemerintah Provinsi Lampung).

Facebook Comments