Penyuluhan Karhutla TNI Ajak Warga Tumijajar Tinggalkan Kebiasaan Membakar Lahan

13

TUBABA-Di tengah rindangnya pepohonan karet, puluhan warga Tiyuh Gunung Timbul, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), mendapat edukasi langsung tentang pentingnya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Sekitar 50 warga berkumpul di area perkebunan karet milik Yayan Waluyo, Selasa (1/9/2026) siang, bukan untuk sekadar beraktivitas di kebun, melainkan mengikuti penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla yang digelar Tim Mabes TNI bersama jajaran Koramil 412-05/TBU dan pemerintah daerah.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut sengaja dilaksanakan di tengah perkebunan. Pemilihan lokasi ini dimaksudkan agar pesan pencegahan Karhutla dapat disampaikan secara langsung kepada masyarakat, khususnya para petani dan pemilik lahan yang sehari-hari beraktivitas di kawasan perkebunan yang memiliki potensi rawan kebakaran.

Hadirkan Lintas Unsur dan Masyarakat

Penyuluhan tersebut dihadiri perwakilan Tim Mabes TNI, di antaranya Letkol Laut (H) R. Agung, Letkol Laut Nuki Widiasmoro, Mayor CPM Aris Setia Hadi, Kapten CKM Cristian, dan Kapten CPM Candra A.W.

Dari BPBD Kabupaten Tubaba hadir Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Meria Sari Umar, S.E. Sementara itu, dari pemerintahan tiyuh hadir Kepalo Tiyuh Gunung Timbul Hur Hamit beserta aparatur tiyuh.

Kegiatan juga diikuti tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para petani dan warga setempat. Untuk mendukung kelancaran kegiatan sekaligus memastikan koordinasi di lapangan berjalan optimal, Babinsa Koramil 412-05/TBU, di antaranya Sertu/Serma A. Nasution, Sertu Suwiti, dan Koptu Aryadi, turut mendampingi masyarakat.

Tekankan Pencegahan Tanpa Membakar

Dalam arahannya, Tim Mabes TNI menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah Karhutla sejak dini. Salah satu langkah utama yang ditekankan adalah meninggalkan kebiasaan membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering. Pencegahan, menurut tim, harus menjadi tanggung jawab bersama dengan melibatkan masyarakat sebagai garda terdepan di wilayah perkebunan.

BACA JUGA:  Sertu Mustakim dan Serda Azhar Kawal Kunjungan Pangdam XXI/Radin Inten di Tulang Bawang Barat

Penyuluhan yang dilaksanakan langsung di lokasi perkebunan dinilai menjadi langkah strategis karena pesan yang disampaikan dapat langsung diterima oleh pemilik lahan, petani, dan masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di sekitar kawasan rawan Karhutla.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalkan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerugian yang lebih besar akibat Karhutla.

Kegiatan penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Tiyuh Gunung Timbul berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

(Pendim 0412/LU)

Facebook Comments