Sungkai Utara-Deru alat berat memecah keheningan pagi di Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara, Kamis (2/7/2026). Di tengah hamparan hijau pedesaan, excavator mulai membuka badan jalan baru, menyingkirkan tanah dan semak belukar yang selama ini menjadi penghalang mobilitas masyarakat. Di balik proses pembangunan tersebut, tersimpan harapan besar akan hadirnya kehidupan yang lebih maju dan sejahtera bagi warga.
Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0412/LU kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Program ini tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Salah satu sasaran utama Pra-TMMD kali ini adalah pembukaan badan jalan sepanjang 1.450 meter dengan lebar 8 meter. Jalan tersebut akan menghubungkan Kecamatan Sungkai Utara dengan Kecamatan Sungkai Tengah, sekaligus menjadi akses vital bagi masyarakat Desa Baru Raharja dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, mempermudah akses menuju fasilitas kesehatan dan pendidikan, serta memperlancar konektivitas antarwilayah yang selama ini terkendala kondisi medan.
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD Ke-129 bersama masyarakat. Di bawah teriknya matahari, semangat kebersamaan tampak begitu kuat. Warga tidak hanya menyaksikan proses pembangunan, tetapi turut mengambil bagian secara langsung sebagai wujud kepedulian dan rasa memiliki terhadap kemajuan desanya.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0412/LU, Letkol Inf Roni Faturohman, menegaskan bahwa pembangunan badan jalan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat.
“Jalan adalah urat nadi kehidupan desa. Ketika akses terbuka, maka ekonomi bergerak, pendidikan semakin mudah dijangkau, pelayanan kesehatan menjadi lebih cepat, dan kesejahteraan masyarakat pun ikut meningkat. Itulah tujuan utama TMMD, menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan TMMD tidak terlepas dari semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir bersama rakyat. Kemanunggalan bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata, gotong royong, dan kepedulian yang tulus demi kemajuan bersama,” tambahnya.
Bagi masyarakat Desa Baru Raharja, pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan jawaban atas penantian panjang. Selama bertahun-tahun mereka harus menghadapi keterbatasan akses transportasi, terutama saat musim hujan ketika jalan berubah menjadi lumpur dan menyulitkan aktivitas sehari-hari.
Kini harapan itu mulai terwujud. Jalan yang perlahan terbuka menjadi simbol hadirnya masa depan yang lebih cerah. Akses yang semakin baik diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan aktivitas masyarakat, serta membuka peluang pembangunan yang lebih luas bagi desa.
(Pendim 0412/LU)




