Satgas Pembersihan Gulma, Kodim 0412/LU dan Brigif TP 45/SB Bersihkan Bendungan Way Rarem dari Eceng Gondok

106

Lampung Utara – Satuan Tugas Pembersihan Gulma, Kodim 0412/LU dan Brigif TP 45/SB melaksanakan pembersihan dan pengangkatan Gulma Enceng Gondok di Bendungan Way Rarem Desa Pekurun Kec. Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara. Selasa, 02 Juni 2026.

Kasdim Mayor Cpm Aris Setia Hadi, Camat Abung Pekurun Bapak Darwis Setia Budi, S.E.,M.M, Danramil 412-07/ABB Kapten Inf Sugiono beserta Jajaran Babinsa, 82 Brigif TP 45/SB, KUPB Way Rarem Bapak Salkodrat, Karyawan UPI Way Rarem dan Masyarakat turut serta dalam kegiatan di lokasi pembersihan dan pengangkatan gulma eceng gondok di Bendungan Way Rarem.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama TNI khususnya Satgas Gulma dan Pemerintah Daerah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan melindungi infrastruktur vital yang memiliki manfaat sebagai pengendali banjir dan Pariwisata serta Pengairan Irigasi yang digunakan pada Sektor Perkebunan, Pertanian Perikanan bagi Masyarakat.

Lokasi Bendungan di Desa Abung Pekurun Kecamatan Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara, Dengan koordinat 4.55’38″S104.47’14″E, Registasi 2019840077 Tahun 1981 memiliki panjang bendungan 1.600 Meter, Luas DTA 328 Km², Lebar Puncak 8.00 M, Panjang Puncak 2.202 M, tinggi bendungan 32 M dan luas genangan bendungan 881,89 Ha, luas fungsi Irigasi 9.967,25 Ha. Dikerahkan sekitar 82 Orang personel dari Brigif TP 45/SB dan Jajaran Babinsa Koramil 412-07/ABB, dibantu dengan Alat Berat, sukarelawan dari warga setempat, dalam membersihkan dan mengangkut Eceng gondok yang ada di Bendungan Way Rarem.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0412/LU, Mayor Cpm Aris Setia Hadi, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan juga simbol nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan untuk kepentingan bersama.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen kita semua untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Simpan Sabu, "HR" bersama Teman Wanita nya Diamankan Satres Narkoba Polres Lampung Utara

Menurutnya, Bendungan Way Rarem bukan hanya sumber air, tetapi juga sumber ekonomi, pariwisata, dan budaya yang harus dijaga bersama, pertumbuhan eceng gondok yang masif di Bendungan Way Rarem telah berdampak negatif terhadap ekosistem dan kehidupan masyarakat sekitar.

“Jika tidak ditangani dengan serius, hal ini dapat mengganggu aktivitas perikanan, menurunkan kualitas air, dan memicu banjir akibat pendangkalan serta penyumbatan aliran air,” tambah Kasdim.

Kegiatan ini membuktikan bahwa kepedulian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau TNI, melainkan tugas bersama dari seluruh elemen masyarakat.

Hari ini, Bendungan Way Rarem mulai bernafas lega. Namun, pertanyaannya adalah : Akankah kita membiarkannya kembali tenggelam dalam gulma di masa depan?

(Pendim0412/LU)

Facebook Comments