DTPH Lampung Utara Dorong Bulog Maksimalkan Penyerapan Beras Petani Lokal

48
Oplus_131072

LAMPUNG UTARA jejaring09.com – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Lampung Utara mendorong Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk meningkatkan penyerapan beras hasil panen petani lokal.

Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas stok dan ketahanan pangan di wilayah setempat. menurut Kepala Dinas TPH Lampung Utara, Tomi Suciadi bahwa sinergi dengan Bulog sangat krusial, terutama di tengah masa panen saat ini.

“Kami mendorong Bulog untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen petani kita. Selain untuk menjaga stok daerah, ini juga langkah strategis menjaga ketersediaan pangan tetap aman di Lampung Utara,” ujar Tomi, Selasa (28/4/2026).

Tomi menjelaskan kondisi harga jual beli komoditas gabah dan beras per kilogram yang berlaku saat ini sebagai acuan pasar adalah untuk Gabah per kilogram Rp6.500, Beras Medium Rp13.567 dan Beras Premium Rp15.200.

Selain fokus pada penyerapan hasil panen, DTPH Lampung Utara juga terus berupaya menjaga produktivitas lahan dengan memastikan kecukupan pasokan air. Saat ini, sistem pengairan masih mengandalkan irigasi teknis dari aliran Way Rarem serta sistem tadah hujan.

Untuk mengantisipasi kendala air di lahan kering, pemerintah telah mengoperasikan puluhan titik irigasi perpompaan. Saat ini telah terbangun 57 unit pompa air di tingkat kelompok tani dan 51 unit sumur bor.

Di tahun 2026 ini lanjut Tomi Lampung Utara mendapatkan tambahan 42 titik sumur bor dari kementerian yang tersebar di berbagai lokasi strategis.

“Dengan bantuan sumur bor dan optimalisasi pompa ini, kami berharap indeks pertanaman kita tetap terjaga sehingga suplai beras untuk diserap Bulog pun tetap berkelanjutan,” pungkasnya. (Red)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Program Strategis Nasional Pemkab Lampura Dukung Hunian Layak dan Sertifikasi Halal