LAMPUNG UTARA – Sebuah pemandangan luar biasa yang menggetarkan hati tersaji di tepian Sungai Way Arum. Di bawah terik matahari, deru napas penuh semangat dan tawa, kebersamaan pecah saat anggota Babinsa Koramil 412-10/Tanjung Raja bersama warga Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin bahu-membahu mengangkut, mengumpulkan batu sungai. Inilah bukti nyata bahwa gotong royong bukan sekadar slogan, melainkan napas kehidupan bagi masyarakat Tanjung Raja. Selasa, 07/04/2026.
Semenjak peletakan batu pertama oleh Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman pada Rabu (01/04) lalu, asa yang sempat terpendam kini berkobar hebat. jembatan perintis garuda bukan lagi sekadar mimpi di atas kertas, melainkan sebuah kenyataan yang sedang diperjuangkan dengan keringat dan kerja keras.
Batu demi batu, harapan demi harapan. Meski material pabrikan belum sepenuhnya tiba di lokasi, hal itu sama sekali tidak menyurutkan nyala api semangat mereka. Tanpa perintah panjang lebar, para prajurit TNI dan warga terjun langsung ke dasar sungai, mengangkat batu-batu besar menargetkan pondasi awal harus tetap kokoh.
“Jembatan ini adalah jawaban atas hambatan transportasi yang selama ini dirasakan warga. Kami berharap konektivitas antar desa semakin lancar, akses anak sekolah semakin mudah, dan distribusi hasil bumi kian lancar demi mendongkrak ekonomi kerakyatan!” tegas Babinsa Sertu Rudi Hartono saat dilapangan,
Harapan jembatan perintis garuda yang gagah ini nantinya akan membentang indah di atas Sungai Way Arum, menghubungkan dua desa yang selama ini terpisah oleh jeram air, dengan panjang jembatan 20 Meter, lebar 2 meter, bentang sungai 17 meter. dengan target penerima manfaat sejumlah 270 KK ±450 jiwa.
Gotong royong ini bukan hanya soal memindahkan batu dari satu sisi ke sisi lain, melainkan rasa optimisme dan solidaritas bahu-membahu antara TNI dengan Rakyat semakin kuat.
Jembatan ini akan berdiri sebagai monumen keberanian dan kerja sama, membuktikan bahwa ketika Babinsa dan warga sudah bersatu, tidak ada arus sungai yang terlalu deras dan tidak ada batu yang terlalu berat untuk diangkat demi kemajuan bersama! #(Pendim 0412/LU).




