Lampung Utara Jejaring09.com – Aspal hitam di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Gapura, Kotabumi, kini punya wajah baru setiap kali langit mendung menyapa.
Bukan lagi sekadar jalur lalu lintas yang sibuk, tepat di depan Kantor Telkom, jalan protokol ini berubah menjadi kolam dadakan yang tidak ingin surut.
Pemandangan ini menjadi ironi di tengah hiruk-pikuk pusat kota. Meski awan mendung telah beranjak dan rintik hujan sudah lama berhenti, genangan air tetap setia berdiam di sana. Air yang kecokelatan itu seolah enggan mengalir, tertahan oleh sistem drainase yang nampaknya sudah tak lagi mampu bernapas.
Bahkan air meluap hingga masuk halaman kantor Telkom, Dampaknya tak main-main, Genangan ini bukan sekadar urusan kendaraan roda empat tak pelak pengendara motor kecipratan oleh air yang tak kunjung mengering.
Tekanan volume air yang tak tersalurkan mulai merangsek naik, melampaui batas trotoar, hingga membanjiri pekarangan Kantor Telkom.
Fasilitas publik yang seharusnya steril dari hambatan lingkungan, kini harus berjibaku dengan rembesan air yang membawa sisa-sisa material debu jalanan.
Di bawah tatapan para pejabat yang membuatnya kian miris, titik genangan ini berada di jalur Ekslusif Jalan Jenderal Sudirman merupakan urat nadi utama bagi para aparatur negara menuju Kantor Bupati Lampung Utara.
Setiap harinya, mobil-mobil dinas dengan plat merah melintas di sini. Bahkan, setiap sore saat jam pulang kantor tiba, iring-iringan kendaraan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara dipastikan melewati titik ini.
Genangan air tersebut seolah menjadi ucapan selamat jalan yang pahit bagi para pemangku kebijakan sebelum mereka sampai ke kediaman masing-masing.
Saya menunggu adanya solusi nyata atas kondisi ini, Saat pagi melintasi jalan itu Saya bertanya, Sampai kapan infrastruktur di jantung kabupaten ini dibiarkan Becek oleh drainase yang mampet?
Jika di depan mata para pejabat saja air masih betah menggenang, bagaimana dengan nasib jalan limgkungan lainnya terutama di Jalan Dahlia. Dan Saya sebagai masyarakat kini hanya bisa berharap agar genangan di depan Telkom ini segera mendapat perhatian serius.
Bukan sekadar dikeringkan, tapi dibenahi akarnya agar Jalan Jenderal Sudirman kembali menjadi kebaggaan, bukan kubangan.
Oleh : Sodikin




