LAMPUNG UTARA-Dalam rangka menindaklanjuti perintah Komando Atas dan meningkatkan profesionalisme prajurit, Kodim 0412/Lampung Utara menyelenggarakan Uji Kenaikan Tingkat (UKT) Sabuk Kuning Bela Diri Pencak Silat Militer (PSM). Kegiatan ini diikuti secara gabungan oleh personel dari tiga satuan, yakni Kodim 0412/LU, Kodim 0426/TB, dan Kodim 0427/WK, bertempat di Aula Makodim 0412/LU, Kamis (15/01/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Danrem 043/Gatam tentang kewajiban pelaksanaan bela diri PSM sebagai program bela diri wajib bagi seluruh prajurit TNI AD guna membentuk fisik yang tangguh dan mental petarung.
Acara dibuka oleh Kasdim 0412/LU, Mayor CPM Aris Setia Hadi, yang hadir mewakili Komandan Kodim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman. Dalam arahannya, Kasdim menekankan pentingnya penguasaan bela diri bagi prajurit sebagai bekal dalam menghadapi situasi taktis di lapangan.
“Laksanakan kegiatan ini dengan semangat dan gembira, namun tetap utamakan faktor keamanan. UKT PSM ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud kesiapan fisik dan mental kita sebagai prajurit dalam menguasai teknik serangan maupun pertahanan jarak dekat,” tegas Mayor CPM Aris Setia Hadi.
Sebanyak 315 personel mengikuti ujian ini dengan rincian:
•Kodim 0412/LU: 250 Orang
•Kodim 0426/TB: 35 Orang
•Kodim 0427/WK: 30 Orang
Tim penguji didatangkan langsung dari Korem 043/Gatam yang dipimpin oleh Serma Ari Purmalingga beserta tim. Adapun materi yang diujikan meliputi lima aspek utama: Sikap Dasar, Teknik Serangan, Teknik Pertahanan, Jurus PSM, dan Teknik Pembelaan.
Pencak Silat Militer (PSM) dirancang khusus untuk mengintegrasikan pencak silat tradisional dengan teknik pertempuran militer modern. Oleh karena itu, klasifikasi penilaian dilakukan secara ketat:
•Tingkat Mahir: Nilai 85–100.
•Kategori Mampu: Nilai 75–84.
•Tidak Lulus: Nilai di bawah 74.
Kegiatan yang dimulai dengan apel pengecekan pada pukul 07.30 WIB ini berjalan dengan tertib dan lancar. Tim kesehatan dari satuan pendukung turut disiagakan guna mengantisipasi risiko cidera selama pelaksanaan ujian fisik berlangsung.
Hingga rangkaian kegiatan selesai dan tim penguji kembali ke Makorem 043/Gatam, situasi terpantau aman dan kondusif. Seluruh peserta menunjukkan dedikasi tinggi dalam menyelesaikan setiap tahapan ujian sabuk kuning tersebut.#red




