Cangget Bakha Sukses Jadi Sorotan Ditingkat Nasional

276

LAMPUNG UTARA jejaring09.com – Identitas adat budaya lokal kabupaten berjuluk “Bumi Ragem Tunas Lampung”  menorehkan prestasi bersinar di panggung nasional.

Prestasi ini di dapat setelah Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis memperkenalkan tradisi Cangget Bakha secara langsung dalam Presentasi Anugerah Kebudayaan Nasional yang digelar di Gedung Dewan Pers, Jakarta, pada Jumat (9/1/2026).

Di hadapan lima dewan juri yang terdiri dari para pakar budaya, dan unsur media, Hamartoni memaparkan bahwa Cangget Bakha bukan hanya sekadar tarian atau prosesi seremonial belaka.

Cangget Bakha merupakan cerminan karakter dan jati diri masyarakat Lampung Pepadun yang hingga kini masih berkembang dan terus dilestarikan melalui upaya perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan oleh Pemerintah Daerah.

Kearifan lokal Cangget Bakha ini adalah tradisi masyarakat Lampung Utara sebagai ajang silaturahmi dan perkenalan muli-mekhanai (Gadis-Bujang) yang kerap dijadikan kaula muda untuk mencari jodoh.

Cangget Bakha belakangan ini digelar saat merayakan hari raya Idul Fitri sebagai ajang silaturahmi muli-mekhanai (gadis bujang), khususnya perantau, guna mempererat ikatan sosial masyarakat.

Cangget Bakha adalah wajah keramahan dan kehormatan bagi masyarakat Lampung Utara. Diangkat ke tingkat Nasional agar dunia tahu bahwa pembangunan daerah tidak boleh meninggalkan akar budaya.

Di puncak prestasi, Cangget Bakha membuahkan hasil manis dengan menapatkan Penghargaan Tingkat Nasional hal ini tentunya berkat konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga warisan ini.

Cangget Bakha akhirnya resmi dinobatkan sebagai salah satu warisan budaya unggulan dan berhasil meraih penghargaan di tingkat nasional.

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas dedikasi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mengintegrasikan nilai-nilai adat ke dalam kebijakan pembangunan daerah dan pelestarian literasi budaya di era digital.

BACA JUGA:  Serap Aspirasi Masyarakat, Wakil Bupati Ardian Saputra Akan Naikan Insentif Operator Desa 

Prestasi gemilang ini diharapkan menjadi tolak ukur bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Lampung Utara guna memicu semangat generasi muda untuk terus bangga mengenakan atribut adat dan melestarikan bahasa Lampung agar dapat digunakan dalam bahasa sehari – hari ditengah masyarakat.

Penghargaan berupa Tropy Abyakta akan diberikan pada saat perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 di Provinsi Banten pada 9 Ferbruari mendatang. (Hendra)

Facebook Comments