Beri Bimbingan, Kejaksaan Negeri Lampura Gelar Sosialisasi UMKM

451

LAMPUNG UTARA jejaring09.com – Upaya peningkatan tumbuh kembang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Kejaksaan Negeri Lampung Utara gelar Sosialisasi usaha mikro kecil menengah (UMKM). Rabu (17/9/2025).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Utara, Hendra Sarbaini mengatakan pelaku UMKM ini merupakan salah satu mitra Adhyaksa. Dalam hal ini, Hendra mengaku masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi legalitas, kualitas produk, maupun akses dan permodalan.

Oleh sebab itu, Sosialisasi ini dilaksanakan agar pelaku UMKM mendapatkan bimbingan langsung mengenai, proses pendaftaran NIB sebagai pintu masuk legalitas usaha.

Menurutnya, Pengurusan izin PIRT untuk menjamin keamanan dan mutu pangan olahan. Pendampingan sertifikasi halal sebagai wujud perlindungan konsumen dan peningkatan daya saing. Serta Akses pengajuan KUR untuk memperkuat permodalan usaha.

“Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran Kejaksaan dalam mendukung program pemerintah,
bukan hanya dalam bidang penegakan hukum, tetapi juga melalui peran preventif dan persuasif, yakni memberikan pendampingan hukum serta dorongan terhadap kegiatan
produktif masyarakat, termasuk UMKM.” kata Kajari usai Sosialisasi.

Lebih lanjut Hendra mengatakan nantinya UMKM ini akan menjadi mitra Adyaksa dalam hal pendampingan penerbitan IMB, PIRT Sertifikasi halal bahkan permodalan.

” Di Lampung Utara terdapat 400 lebih UMKM dan yang telah menjadi mitra sebanyak 34 UMKM. Dengan kesamaan gerak langkah persoalan bisa terpecahkan, karena ini sudah menjadi keharusan menggerakkan perekonomian di masyarakat.” ujarnya.

Selain permodalan lanjut dia, Kajari juga berkomitmen agar pelaku usaha terus belajar, berinovasi, menjaga kualitas, dan membangun kepercayaan konsumen
adalah kunci utama keberlanjutan usaha. Legalitas usaha, izin produk, dan sertifikasi bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab dan jaminan atas kualitas produk
yang kita hasilkan.

BACA JUGA:  Wakil Bupati Lampung Utara, Ardian Saputra  Dorong Pembangunan Melalui Target Capaian Wajib PBB 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMK dan Tenaga Kerja Lampung Utara, Mikael Saragih menambahkan, bahwa saat ini masih ada keluhan keluhan dari para pelaku UMKM. Seperti permodalan dan sertifikat halal.

“Kedepan ini keseluruhan UMKM ini dapat berkembang dan melakukan upaya upaya untuk kearah tersebut (berkembang).” Ucap dia.

Diketahui, dalam upaya percepatan Kerjaksaan Negeri Lampung Utara menghadirkan sebagai narasumber dari Dalinas Kesehatan, DPMPTSP, Kementrian Agama (Kemenag), dan pihak Perbankan.

Melalui giat ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat lebih memahami pentingnya legalitas dan standar usaha. Tercipta sinergi antara pemerintah, lembaga perbankan, dan masyarakat untuk mendorong tumbuhnya UMKM yang sehat dan berdaya saing. Terbangun jaringan UMKM Mitra Adhyaksa yang solid, inovatif, serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. (Diq).

Facebook Comments