Polemik Hilangnya Alat Radiologi X, Muncul Dugaan Disewakan

1062

LAMPUNG UTARA jejaring09.com – Kembalinya alat kesehatan (alkes) Radiologi X-Polymobile Plus milik RSUD H.M. Ryacudu Kotabumi menjadi pertanyaan besar di masyarakat.

Humas Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Lampung Utara, Adi Rasyid melihat adanya kejanggalan atas kembalinya alat milik rumah sakit pemerintah tersebut.

” Jadi pertanyaan besar, kemana dan dimana alat terebut hilang serta ditemukan,” tanya Rasyid. Selasa (26/8/2025).

Rasyid menduga, alkes dengan nilai ratusan juta rupiah itu sebenarnya tidak pernah hilang, melainkan disewakan atau dipinjamkan ke pihak lain.

“Bagaimana mungkin alat yang dinyatakan hilang sekian lama, dicari ke mana-mana tak kunjung ditemukan, tapi kemudian bisa begitu saja muncul kembali? Dugaan kami, alat itu tidak benar-benar hilang. Ada indikasi disewakan,” tegasnya.

Dugaan terebut, diperkuat oleh keterangan seorang sales marketing alkes yang meminta namanya dirahasiakan. Ia mengungkapkan bahwa praktik penyewaan peralatan medis, termasuk radiologi, bukanlah hal baru di dunia kesehatan.

“Kalau sistemnya kerja sama operasional (KSO) atau penyewaan, biayanya bisa sekitar Rp50 juta per tahun, tergantung jenis alat dan kesepakatan dengan pihak kedua,” katanya.

Menurutnya, peralatan radiologi kerap dipinjamkan ke klinik atau fasilitas swasta lain, terutama jika rumah sakit kesulitan biaya perawatan, atau jika ada oknum yang ingin mendapatkan keuntungan pribadi.

Sementara itu berdasarkan konfirmasi langsung kepada Plt direktur RSUD H.M Ryacudu Kotabumi, Cholif Paku Alamsyah, dirinya tidak tahu dimana alat tersebut ditemukan.

Disisi lain, Tri Suartini mantan kepala ruangan radiologi saat hendak dikonfirmasi tidak berada di tempat. Upaya menghubunginya melalui sambungan telepon juga tidak mendapat respons, meski ponsel pribadinya terpantau aktif. (Diq).

Facebook Comments
BACA JUGA:  Debat Kandidat Pilkada Lampung Utara, Ini Tanggapan Penelis