LAMPUNG UTARA jejaring09.com – Kepala dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Utara, Perdana Putra merespon Mimbar Bebas yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kotabumi.
Dalam aksinya HMI menyampaikan 6 pernyataan sikap, salah satunya yakni HMI Cabang Kotabumi menyayangkan pemerintah daerah (Bupati dan wakil Bupati) Lampung Utara tidak taat terhadap Inpres No 1 tahun 2025.
Menurutnya, Perayaan HUT ke – 79 kabupaten Lampung Utara yang dilaksanakan secara sederhana dan semangat perayaan harus tetap dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Utara.
” Efisiensi anggaran tetap kita jalankan, tapi tanpa mengurangi esensi dari peringatan HUT ini. Masyarakat tetap harus merasakan kebanggaan dan kebersamaan dalam momen penting ini,” kata Perdana. Senin (7/7/2025).
Lebih lanjut Perdana mengatakan, bahwa keterlibatan masyarakat dalam berbagai rangkaian HUT tetap dilakukan agar terasa meriah meski dalam keterbatasan anggaran.
Sebab menurutnya lagi, dengan melibatkan masyarakat adalah kunci utama agar perayaan ini tetap bermakna dan menyentuk masyarakat.
” Sebelum perayaan ini laksanakan, Pemkab dan seluruh OPD telah melaksanakan rapat persiapan, dalam rapat sudah dibahas terkait teknis kegiatan,” ujarnya.
Perayaan ini, terang dia bukan hanya sekadar perayaan seremonial, tetapi juga kesempatan untuk merefleksikan perjalanan pembangunan daerah serta memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun Lampung Utara yang maju dan sejahtera.
“ HUT Kabupaten Lampung Utara harus dijadikan momen penting dalam membangun dan berkomitmen untuk menjadikan kabupaten Lampung Utara bermartabat,” tukasnya. (Diq).




