LAMPUNG UTARA jejaring09.com – Pemerintah kabupaten Lampung Utara belum menerima informasi kapan pelaksanaan program Vaksinasi Tuberkulosis (TBC).
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Dinas Kesehatan Lampung Utara, Dian Mauli, mengatakan vaksinasi ini selain menjadi isu juga menjadi prioritas nasional.
” Untuk di kabupaten Lampung Utara kita belum menerima informasi kapan akan dilaksanakan, karena masih dalam uji klinis tahap 3,” kata Dian Mauli di RSUD Ryacudu Kotabumi. Kamis (22/5/2025).
Dikatakanya, Tahapan ketiga ini ini yang merupakan tahap terakhir sebelum vaksin dapat digunakan oleh masyarakat umum.
” Uji klinis ini bertujuan untuk menilai efektivitas dan keamanan vaksin dalam mencegah TBC. Untuk di Kabupaten Lampung Utara, Kasus TBC terbilang cukup tinggi,” ujarnya.
Mauli mengaku, Yang jadi kendala adalah untuk mendapatkan terduga TBC masih rendah. Jika dipersentase di Lampung Utara terang yang berhasil dijaring baru 30-40 persen.
Sementara itu, untuk daerah penyebaran Dian Mauli mengatakan daerah padat penduduk menjadi tempat penyebaran terbanyak penemuan kasus TBC.
“Wilayah Kotabumi Selatan, Puskesmas kotabumi II itu banyak kita dapatkan yang menderita TBC” tuturnya.
Lebih lanjut Mauli menjelaskan, gejala penyakit ini diantaranya batuk berdahak yang berlangsung lama hingga 3 minggu dan batuk berdarah.
Dian Mauli berharap masyarakat yang mengalami gejala TBC diharapkan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat. (Diq)




