Lampung Utara jejaring09.com – Enam belas tenaga kebersihan (Cleaning Service) dan Delapan Satuan Pengamanan (Satpam) di RSUD Ryacudu Kotabumi mengalami nasib pilu.
Pasalnya sudah tiga bulan mereka (CS dan Satpam) belum menerima gaji. Sebelumnya gaji tenaga kebersihan dan satpam RS Ryacudu ini mereka terima setiap bulan.
” Sudah 3 bulan terhitung sejak Bulan Desember kami belom terima gaji,” kata petugas Cleaning Service RSUD Ryacudu Kotabumi yang enggan namanya disebutkan. Rabu (5/3/2025).
Lebih lanjut dirinya menyebutkan, bahwa selain gaji yang belum terbayarkan pihak prusahaan, seluruh tenaga kebersihan gajinya dilakukan pemotongan oleh pihak perusahaan.
“Pada kesepakatan awal di tahun 2018, gaji akan dibayarkan sebesar Rp 1.400.000,- namun sejak tahun 2024 terjadi perubahan pembayaran gaji, turun menjadi Rp 750.000,- , tanpa adanya kesepakatan” bebernya.
Senada yang diungkapkan oleh salah satu Satpam yang juga enggan disebut namanya, dia membenarkan jika meraka juga belum menerima gaji selama tiga bulan sejak Desember 2024 yang lalu.
Diketahui, ada dua perusahaan outsorching sebagai penyedia jasa untuk layanan Cleaning Service dan Pengamanan (Scurity) di RSUD Ryacudu Kotabumi.
Kedua perusahaan tersebut yakni, PT Hulu Balang Mandiri (HMB). PT Hulu Balang ditunjuk oleh manajemen rumah sakit sebagai penyedia jasa layanan keamanan.
Kemudian CV Citra Mulya Mandiri 99, Perusahaan ini ditunjuk sebagai penyedia layanan jasa kebersihan atau cleaning service.
Sementara itu, Direktur PT Hulu Balang Mandiri, Yani membantah jika pihaknya tidak membayar gaji para tenaga kerja baik Scurity maupun Cleaning Service.
” Rumah sakit belum bayar kepada kami, ” tegas Yani saat dihubungi melalui telepon.
Bahkan, Kepala Desa Way Hui ini mengatakan pihaknya telah menalangi beberapa bulan gaji untuk tenaga kerja CS dan Scurity hal ini dikarenakan pihak rumah sakit belum bayar uang kontrak kepada pihak perusahaan.
” Kami ga kuat lagi untuk menalangi gaji mereka, gaji bulan-bulan sebelumnya kami yang menalanginy,”ungkapnya. (Diq).




