Keseruan Paretan Layang-Layang Bersama K7 KITE FIGHTER

531

Lampung Utara jejaring09.com – Layang-layang adalah salah satu permainan tradisional di Indonesia. Selain anak-anak layang-layang juga sering dimainkan oleh orang dewasa bahkan orang tua sekalipun ikut bermain layang – layang.

Bermain layang-layang menjadi hiburan tersendiri terutama bermain layang-layang aduan. Layang-layang aduan merupakan salah satu permainan yang diminati oleh banyak masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Jawe, salah satu anggota Komunitas pecinta layang-layang aduan (Paretan) yang tergabung dalam komunitas K7 KITE FIGHTER mengatakan, Bahwa terdapat pesan tersirat dalam bermain layang-layang. Bermain layang-layang melatih kesabaran, kekompakan dan menjalin silaturahmi antar anggota maupun masyarakat ditempat mereka bermain.

Diletakkannya, Bermain layang-layang bukan hanya sekedar tarik dan ulur terdapat taknik yang harus diketahui dalam bermain adu layangan (Paretan).

” Salah satunya Jepret layanan Sukoi, Ada juga teknik tarik dan ulur.” kata Jawe yang juga merupakan salah satu anggota Polri yang bertugas di Mapolres Lampung Utara. Rabu (9/8/2023).

Dikatakan Jawe, Setiap sore sesama komunitas K7 KITE FIGHTER mencari tempat untuk bermain layang-layang aduan. Dalam waktu dekat ini terang dia, dalam rangka memeriahkan HUT RI ke – 78 Komunitas K7 KITE FIGHTER menggelar Turnamen yang rencanannya akan laksanakan pada tanggal 28 Agustus mendatang.

” Sembari latihan sesama komunitas, Aduan (Paretan) ini untuk pemanasan saat turnamen dilaksanakan,” jelasnya.

Jawe menambahkan, kegiatan bermain layang-layang aduan ini biasanya diadakan dilapangan Perumahan di kelurahan Kelapa Tujuh, Setiap hari mulai pukul 15:30 WIB sampai menjelang Magrib. Kegiatan ini juga menjadi ajang hiburan dan menjadi pengahasilan anak – sekitar ditempat bermain.

” Selain menjadi hiburan, Permainan ini menjadi sebuah pengadilan bagi anak-anak setempat, karena meraka mengejar layangan yang putus dan dijual kembali,” ungkap Jawe.

BACA JUGA:  Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Lampung Utara Diundur 

Menurutnya, Di zaman modern saat ini anak-anak mungkin tidak tahu atau tidak mengerti teknik bermain layang-layang. Hal itu disebabkan karena meraka dimanjakan dengan permainan modern atau game online di gadget.

“Dengan adanya kegiatan bermain layang-layang ini, anak-anak akan kembali mencintai permainan tradisional yang memiliki banyak manfaat,” ujarnya.

Facebook Comments